Ke Jakarta Hanya Demi Es Krim Ragusa!

Siapa yang tak mengenal Jakarta? Kota metropolitan, ibukota dari negara kita tercinta atau kota termacet se Indonesia? Ah sudahlah, membahas kota ini tak akan ada habisnya. Ini kali pertama saya nekat bepergian ke luar kota berbekalkan libur satu hari saja. Meskipun sebenarnya bukan kali pertama sih, namun ini merupakan momen di mana saya kali pertama melakukan perjalanan ke Jakarta bersama calon suami (sekarang sudah sah) saya. Berawal dari iseng, kami berangkat ke Jakarta malam itu juga. Melalui website resmi kereta api Indonesia, kamipun memesan tiket pulang pergi sekaligus demi es krim Ragusa!

Tujuan kami ke Jakarta adalah berburu Es Krim Ragusa! Malam itu, kami berangkat dari Stasiun Lempuyangan dengan tujuan Stasiun Pasar Senen. Dan akan tiba di Jakarta keesokan harinya. Dan kami langsung mencari toilet umum untuk sekadar mandi dan memulas wajah agar tak seperti orang ngantuk. Selama 15 jam, kami siap menjelajah ibukota. Oh Damn, Welcome to Jakarta!

Travelmate
Travelmate

Kami sempat janjian dengan salah satu teman kami, Mbak Uut. Karena kedatangan kami terlalu pagi dan ternyata Es Krim Ragusa belum buka, maka kami memutuskan untuk pergi ke Kebun Binatang Ragunan terlebih dahulu. Di dalam angkot saya sudah membayangkan akan bisa foto-foto cantik di taman, tetiduran di bawah rindangnya pohon. Namun, setibanya di sana, semua di luar ekspektasi. Kami lupa bahwa kami bepergian di hari Minggu dan alhasil di Ragunan penuh sesak orang berlibur bersama keluarga. Duh! Inilah satu-satunya alasan saya mengapa saya tidak pernah bermimpi untuk tinggal di Jakarta, meskipun terkadang godaan untuk tinggal di sana selalu mampir sejenak di benak saya. 

Siang itu, setelah bosan menjelajah Kebun Binatang Ragunan, kami melanjutkan destinasi selanjutnya, yaitu berburu Es Krim Ragusa! Kedai Es Krim yang terletak di Jl Veteran 1 No. 10, Gambir, RT.4/RW.2, Gambir, Jakarta Pusat ini merupakan satu-satunya kedai es krim paling enak di Jakarta. Konon, es krim legendaris ini adalah es krim tertua di Jakarta yang dikelola oleh sepasang suami istri berkebangsan Italia, itulah mengapa nama tempat ini adalah Es Krim Ragusa Italia.

Sekadar informasi saja, bahwa meskipun memiliki konsep sederhana, kedai ini selalu ramai dan memiliki antrian panjang. Utuk tipsnya, jika kamu ingin menikmati es krim ini ajaklah beberapa temanmu. Bukan untuk kamu traktir cuma-cuma, melainkan jika kamu pergi bersama temanmu, kamu akan bisa lebih mudah berbagi tugas bersamanya. Di sana hampir setiap hari tidak ada meja yang tak ditempati pelanggan yang sekadar ingin menikmati es krim legendaris ini.Jika kamu sudah berdiri pada antrian, suruhlah temanmu untuk sigap mencari tempat yang tersedia sebelum direbut pelanggan lainnya. Ternyata, es krim ini sangat diminati banyak pelanggan dari berbagai kota. Ah, makin penasaran saja!

Es Krim Ragusa
Es Krim Ragusa

Melihat dari warnanya, es krim ini begitu menarik. Tekstur yang begitu lembut membuat saya langsung jatuh cinta, pokoknya homemade banget. Wajar saja, jika banyak orang rela antri hanya demi es krim ini. Es krim Ragusa memang juara. Sayang sekali waktu itu saya tak begitu banyak mendokumentasikan berbagai varian es krimnya, mungkin ini pertanda bahwa say harus kembali ke sana. 😀

Kedai ini memang sengaja tak di renovasi, bangunan tua yang menampilkan kesan vintage nan sederhana ini telah membuat saya seperti sedang berada di rumah. Suara gaduh sembari melihat kesibukan beberapa orang yang sedang benar-benar menikmati lezatnya es krim khas Italia. Apalagi ditemani lantunan musik pengamen jalanan. Ah, sempurna! 😀

Terakhir, kami menutup perjalanan ini dengan berkunjung ke Kota Tua. Bagi saya, tempat ini adalah bagian terindah dari Jakarta. Klasik dan penuh makna. By the way, terima kasih untuk 15 jam ini, Jakarta. Semoga akan ada hari lain lagi untuk menikmati Jakarta dengan cara berbeda. Tentu dengan pengalaman berbeda pula. Ini cerita perjalanan singkat saya, kalau kamu? Sudah pernah mencicipi Ragusa?

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan