Nyelo Cantik Di Basecamp Mawar, Ungaran

Promasan

Tanpa rencana, saya dan calon suami (sekarang sudah menikah) mendadak pengen nyari tempat adem. Ke Dieng bosen, ke Kaliurang kurang menarik, ke Kemuning boros ngeteh mulu. Dan akhirnya saya memutuskan untuk ke Ungaran. Penasaran juga sih, soalnya ini kali pertama saya akan kesana. Tengah malam kami mulai bertolak dari Jogja menggunakan sepeda motor, dan hujan pula waktu itu.

Tanggung banget kalau nggak jadi pergi hanya karena hujan. Sayang kan libur dua hari nggak bikin keributan dan juga kenangan. ­čśŤ

Sesampainya di area basecamp mawar, saya cuma bisa ketawa. Dijalan kami sempat ribut┬ákarena saya yang sok tahu dan nggak paham letaknya, dan si Yugo yang tahu jalan dan pernah kesini sebelumnya. Ternyata untuk menuju ke basecamp mawar, jalur yang ditempuh adalah sama seperti arah ke Umbul Sidomukti. Firasat memang tak jauh dari kenyataan, tahu gitu saya yang jadi penunjuk jalan, daripada muter;muter. Ya begitulah kami. ­čśÇ

Bongkar tas, keluarin tenda dan langsung masak indomie. Sembari Yugo berburu gemerlap lampu yang nampak indah dari camping ground kami. Selesai menghangatkan diri, kamipun istirahat.

Tenda kami dengan view Kota Semarang
Tenda kami dengan view Kota Semarang

Keesokan harinya saya membuatkan sarapan untuk kami. Roti panggang dan coklat panas, cocok untuk cuaca daerah pegunungan. Selesai sarapan seperti biasa, Yugo hunting foto sedangkan saya mulai menjemur jaket dan pakaian. Maklum, semalaman kita kehujanan dan daripada menimbulkan bau tak sedap lebih baik saya menjemurnya.

Jemuran
Jemuran

 

Menu sarapan kami.
Menu sarapan kami.

Sesiang ini kita sampai bingung mau ngapain. Tujuannya sih bukan untuk nanjak gunung ungaran, karena di awal kita sepakat untuk hunting hawa sejuk.

Sebenarnya ada alasan lain mengapa saya ingin kesini, menikmati hamparan kebun teh di sepanjang jalur menuju ke Gunung Ungaran, orang menyebutnya Kebun Teh Promasan.Untuk menjangkaunya kita perlu trekking kurang lebih 1,5 jam dari Basecamp Mawar. Jalannya landai dan cocok bagi pendaki pemula seperti saya.

Jalur ke Kebun Teh Promasan
Jalur ke Kebun Teh Promasan

Oh my God! Ini mah keren banget, hamparan kebun teh yang luasnya nggak ketulungan. Dan saya akan menyesal jika tidak mengabadikannya. Sayang sekali waktu kami terbatas, saking selonya kami mulai trekking di sore harinya dan tak begitu lama hari mulai gelap, mau lanjut camping disini, kami tak berbekal apapun. Alhasil kami harus kembali ke basecamp.

Sesampainya di basecamp kami hampir saja terguyur hujan. Dan hujanpun tiba ketika kami sudah sampai di basecamp. Sebelum kembali ke tenda, saya menyempatkan sejenak untuk menikmati teh di sebuah warung yang ada di sana. Pemandangan kota Ungaran dan Semarang dari ketinggian memang bisa dibilang keren banget. Rasanya nggak mau segera berpaling.

Setelah puas menikmati pemandangan hingga pada akhirnya kabutpun mengusir kami. Kami memutuskan untuk kembali ke tenda dan beristirahat. Karena keesokan harinya kami harus kembali ke kota.

Bongkar tenda selesai, kamipun segera bertolak ke Jogja. Dan kami melewatkan Umbul Sidomukti karena waktu kami sudah mepet. Mungkin lain waktu, kami akan kembali ke sini.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan