Bukit Lintang Sewu, Replika Pura di Imogiri!

Travelmate!

Lagi, Imogiri selalu berinovasi menciptakan destinasi baru, sebut saja Lintang Sewu. Awalnya saya hanya berniat mampir ke kawasan Imogiri, tepatnya ke Bukit Mojo karena rasa penasaran saya dengan spot terbarunya. Namun karena ramainya nggak ketulungan, akhirnya saya memutuskan untuk mencari destinasi lain. Tak sengaja lewat Lintang Sewu, saya memutuskan untuk mampir sejenak.

Lintang Sewu terletak tak jauh dari Hutan Pinus Asri. Berada di daerah Karangasem, Muntuk, Dlingo, Bantul, Yogyakarta, Lintang Sewu sudah mulai dikenal diberbagai social media. Sebenarnya ini kali kedua saya mengunjungi tempat ini, pertama beberapa bulan yang lalu, kedua sore tadi.

Banyak yang berubah dari destinasi ini. Yang dulunya belum ada warung dan spot-spot baru seperti saat ini, sekarang sudah banyak spot sekiranya cukup memenuhi galeri ponselmu. Padahal waktu itu hanya tampak rumah pohon dan bebatuan berbentuk bintang saja. Dan untuk kedua kalinya, memang banyak perubahan yang berarti. Tentunya saya percaya bahwa warga lokal dan pengelolanya mampu berinovasi dan siap bersaing dengan destinasi lainnya.

I am Groot
I am Groot!

Untuk masuk ke destinasi wisata ini, saya harus membayar sebesar 2.000 per orang ditambah 2.000 untuk biaya parkir dan saya sudah diperbolehkan menjelajah semua area. Lain dengan destinasi yang sebelumnya seperti Hutan Pinus Mangunan dan Hutan Pinus Asri yang memiliki pohon pinus yang menjulang tinggi, Lintang Sewu ditumbuhi pepohonan kayu putih.

Banyak aktivitas yang bisa dilakukan di sini seperti hammocking, hunting foto atau sekadar berburu sunset di beberapa spot. Spot terbaru yang ada di sini adalah Tapak Butho, Sarang Tawon, Tugu Lintang Sewu (Replika Pura) dan Panorama Sunset (Jembatan Putus). Dan jika ingin camping, juga tersedia lahan khusus untuk mendirikan tenda. Tentunya area ini merupakan tempat terbaik untuk berburu sunset ketika senja.

 

Sayangnya saya tak cukup banyak waktu untuk menanti sunset. Padahal hari ini merupakan hari cerah dibandingkan hari-hari sebelumnya yang sering turun hujan. Ah, kelak saya akan kembali ke sini, tentunya dengan keadaan yang berbeda beserta pengalaman yang menarik lainnya. Jika kamu menjelajah destinasi sekitar Imogiri, sempatkan juga untuk mencicipi kuliner Sate Klataknya ya. Sekiranya akan cukup menambah tensi darahmu! 😀 

 

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan