Pantai Siung, Spot Tercantik Untuk Berburu Sunset

Sebenarnya jika saya diharuskan menulis cerita tentang Pantai Siung, kamu bakalan bilang, “Ini cerita sudah basi!” Bagaimana tidak, cerita ini sudah lama berlalu, Januari lalu lebih tepatnya. Waktu itu saya tidak menyangka bahwa di pantai ini, saya bisa mendapati sunset cantik untuk pertama kalinya di tahun 2017.

Ya, Pantai Siung yang terletak di Purwodadi, Tepus, Kabupaten Gunungkidul ini memang tak setenar Pantai Indrayanti atau pantai-pantai lainnya. Selain menjadi pantai yang letaknya di bagian ujung, pantai ini masih saja sulit dijangkau dengan mudah, meskipun sebenarnya jalanan sudah mulai teraspal bagus. Namun, meskipun namanya sudah lebih dulu dikenal oleh traveler, jujur saja peminatnya tak sebanyak pantai-pantai baru lainnya, pantai baru yang mulai santer diperbincangkan saat ini. Terlihat dari sepinya pengunjung meskipun dalam keadaan peak season sekalipun.

Pantai Siung
Pantai Siung.

Siang itu saya memang sangat beruntung. Tepat tanggal 1 Januari 2017 lalu, saya mendapat jatah libur tanpa ada perubahan apapun. Padahal saya sadar bahwa hal itu mustahil terjadi. Tapi yang namanya beruntung kan, siapa coba yang mau menolaknya. 😀

Siang itu saya melaju menggunakan sepeda motor bersama suami saya. Dan tanpa rencana kemana, akhirnya saya memutuskan untuk pergi ke pantai. Sudah bisa ditebak bukan, seperti apa kondisi jalanan di awal tahun baru? Macet, padat merayap tanpa celah sedikitpun. Ya, anggap saja ini adalah bagian dari cara saya menikmati tahun baru. 😀

Menengok sepanjang pantai yang saya lalui, saya memilih untuk pergi ke Pantai Siung. Beruntungnya, pantai ini tampak mulai sepi meskipun kondisi tahun baru. Mengapa saya memilih pantai ini, jawaban saya sederhana. Saya hanya penasaran dengan bukit yang katanya hampir setiap orang merupakan spot cantik untuk menikmati sunset dan sunrise. Konon, di bukit ini saya bisa menikmati sunrise san sunset dengan sempurna. Sayangnya, saya tidak kepikiran untuk membawa tenda untuk bermalam. Alhasil saya hanya bisa menikmati sunset sore itu saja.

Sesampainya di pantai, saya langsung saja menuju bukit di sisi kiri bibir pantai. Kurang lebih 15 menit, saya perlu menanjak sejenak. Masih ada beberapa warung yang berdiri di sekitar bukit ini. Dan untuk masuk ke area ini, saya cukup membayar 2.000 saja. Tiba di atas, ternyata di sini banyak spot untuk mendirikan tenda. Tentunya juga merupakan spot terbaik untuk menikmati sunrise dan sunset.

Tanjakan Bukit Siung
Tanjakan Bukit Siung.

Tak banyak aktivitas yang saya lalukan setibanya saya di puncak selain untuk melihat sunset. Cukup bercengkerama sembari mengabadikan momen terbaik selama di sana. Namun, sayangnya matahari tak kunjung tenggelam. Hingga pada akhirnya saya memutuskan untuk turun dan bersiap untuk pulang.

Bercengkerama dengan alam.
Bercengkerama dengan alam.

Tak disangka, sesampainya di bibir pantai, langit berubah menjadi orange keunguan. Sumpah cantik banget! Saya sempat berhenti sejenak karena tak ingin melewatkan momen indah ini. Tak lupa juga saya mengabadikannya dengan kamera.

Senja di Pantai Siung.

Ah rasanya saya adalah orang paling beruntung di dunia waktu ini. Mendapati sunset seperti ini merupakan momen langka yang baru pertama kali ini saya mengalaminya. Tahun 2017, untuk pertama kalinya. Semoga menjadi tahun terindah bagi saya, seperti indahnya senja kala itu.

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan