Pantai Watu Kodok, Pantai atau Rumah?

Sunset Watu Kodok

Pantai Watu Kodok merupakan pantai yang pertama kali saya kunjungi tiga tahun yang lalu. Terletak di antara Pantai Sepanjang dan Pantai Drini, pantai ini sangat layak dikunjungi. Meskipun belum terlihat banyak papan petunjuk untuk menuju ke pantai ini, tapi percayalah pantai ini memberikan banyak kenangan dan rindu.

Tiga tahun yang lalu tepatnya, saya bersama rombongan sebenarnya hanya iseng survey tempat yang mana akan digunakan sebagai tempat camping komunitas backpacker. Waktu itu saya melihat papan kecil bertuliskan Pantai Watu Kodok, karena penasaran saya dan rombonganpun melaju ke sana.

Pintu Masuk Pantai Watu Kodok
Pintu Masuk Pantai Watu Kodok

Herannya, kesan pertama ketika melihat pantai ini saya langsung jatuh cinta, pantai ini sepi dan bersih. Belum begitu banyak warung yang berdiri di sana. Hanya ada satu warung yaitu milik Bu Saliyem. Beliau adalah orangtua kedua saya ketika saya mengunjungi Pantai Watu Kodok. Kali pertama bertemu dan berkenalan dengan beliau beberapa tahun yang lalu, saya lupa tepatnya. Sewaktu acara kopdar komunitas backpacker. Tentunya waktu itu saya masih single.

Beliau sangat ramah dan baiknya nggak ketulungan. Menciptakan rumah bagi saya sebagai alasan saya untuk selalu kembali pulang. Dan sampai saat ini, beliau masih mengingat betul siapa saya. Datang dengan kasih sayang, dan pulangpun kutinggalkan rindu di sana. Berharap kelak beliau bisa menciptakan rumah lain bagi orang lain. Dengan alasan yang sama, untuk kembali pulang.

Saya bersama Bu Saliyem
Saya bersama Bu Saliyem

By the way, Pantai ini hampir kena sengketa. Entah seperti apa kronologinya. Bu Saliyem dan warga lainnya sedang memperjuangkan ladang kehidupannya. Namun, apapun alasannya dari pihak pemerintah setempat, tolong jangan renggut kehidupan, penghasilan dan cinta mereka. Mereka yang selalu menyediakan rumah sebagai alasan saya untuk kembali pulang.

Selain menyediakan rumah dan keluarga, tempat ini sangat nyaman untuk dikunjungi, terdapat pula bukit-bukit yang bisa didaki. Sebelah kanan, terdapat bukit yang menghubungkan Pantai Watu Kodok dengan Pantai Sanglen, Pantai tersembunyi yang memang belum ada akses bagus untuk kendaraan pribadi. Kamu perlu jalan kaki untuk menuju ke pantai ini. Saya pernah camping di pantai ini, serasa pantai pribadi. 😀

Di sisi kiri, terdapat bukit juga yang layak dikunjungi. Di sini kamu bisa melihat Pantai Drini dari ketinggian. Terdapat gazebo-gazebo yang berdiri pula, menambah nyamannya kamu untuk menikmati suasana pagi. Anyway, jika kamu mengunjungi Pantai Watu Kodok jangan lupa mampir ke warung Bu Saliyem ya! 😀 

Artikel terkait

Tinggalkan Balasan