Tiga Hari Dua Malam di Bali, Ini Loh Destinasi yang Bisa Dikunjungi Untuk Kamu yang Baru Pertama Kali

Bali merupakan salah satu destinasi terbaik di Indonesia. Pulau kecil yang menawarkan sejuta keindahan dan kearifan lokal ini, membuat destinasi yang satu ini sulit untuk digeserkan. Hampir kebanyakan tourist baik lokal maupun mancanegara menganggap bahwa Bali merupakan surga dunia. “Dan kamu, sama sekali belum pernah ke Bali?”

Dan ini beberapa pilihan destinasi untuk kamu yang baru pertama kali ke Bali selama tiga hari dua malam.

Day 1

Jika kamu memilih penerbangan di pagi hari, pastikan transportasi yang telah kamu booking jauh-jauh hari akan siap antar jemput ke bandara sesuai dengan jam kedatanganmu. Hal ini bisa kamu lakukan agar bisa menghemat waktu.

Karena waktu akan terasa cepat selama di Bali, untuk hari pertama kamu bisa menjelajah Bali dengan jarak yang paling dekat. Ialah daerah Bali Selatan, destinasi wisata tersebut seperti ke Garuda Wisnu Kencana, Pantai Pandhawa, Pantai Balangan, Pantai Padang-padang, Pantai Blue Point dan terakhir kamu bisa mampir ke Pura Uluwatu.

By the way, semua destinasi yang saya sebutkan di atas merupakan destinasi satu arah. Terakhir kamu bisa mengunjungi Pura Uluwatu sembari menikmati sunset atau melihat tari kecak yang selalu diadakan di sana. Terdapat banyak petunjuk arah dan relatif mudah kok untuk ditemukan. Jika kamu masih saja bingung, bertanyalah ke beberapa warga lokal, mereka semua akan membantu kamu dengan senang hati.

Menjelang malam, kamu bisa check in di penginapan yang sudah kamu booking jauh-jauh hari. Kamu bisa mengisi energi lagi setelah seharian menjelajah beberapa destinasi. Namun, jika kamu masih ingin jalan-jalan, kamu bisa menikmati suasana malam di Legian dan Pantai Kuta, atau sekadar menikmati makan malam romantis di Pantai Jimbaran.

Day 2

Hari ke dua, kamu bisa membuka aktivitas kamu dengan bangun pagi dan menikmati sarapan (jika termasuk). Beristirahat semalaman, tentunya hari kamu akan kembali bersemangat dong?

Kamu bisa mengunjungi beberapa destinasi di daerah Bali lainnya seperti Bedugul dan Tanah Lot. Pertama, kamu bisa mengunjungi Bedugul terlebih dahulu. Kamu bisa menikmati sejuknya udara Danau Beratan dan Pura Ulun Danu sembari naik kapal atau hanya sekadar duduk santai di pinggir danau. Biasanya, di sana selalu ada latihan tari beberapa anak-anak, jika kamu tertarik, kamu bisa ikut belajar tari juga loh, atau sekadar menonton saja.

Selesai berkeliling, kamu bisa mampir ke kebun strawberry. Strawberry di Bali rasanya lebih manis dibandingkan strawberry Jawa. Dan kamu wajib mencicipinya. Kamu bisa memetik sendiri buahnya dan bisa makan sepuasnya hanya dengan membayar Rp40.000 per orang (kalau belum naik tarifnya). Jika kamu ingin membawa pulang, strawberry tersebut dihargai kisaran Rp40.000 per kilonya. Lumayan kan bisa untuk oleh-oleh. 😀

Puas memetik strawberry, kamu bisa melihat pemandangan dua danau kembar dari ketinggian. Namanya Danau Tamblingan dan Danau Buyan. Pemandangan yang hijau sungguh menyedapkan mata!

Day 3

Jika dengan beberapa destinasi di atas belum juga puas. Di hari ketiga kamu bisa pergi ke kawasan Ubud atau Kintamani.

Untuk perjalanan dari pusat kota membutuhkan waktu yang cukup lama. Tapi pemandangan yang akan kamu dapatkan, so awesome!

Kamu bisa mampir ke Pasar Sukawati terlebih dahulu, sebelum ke Ubud atau Kintamani. Di sana kamu bisa berbelanja oleh-oleh, seperti kain, sarung, pakaian, atau pernak-pernik khas Bali. Harganya relatif murah, bisa ditawar pula. 😀

Selanjutnya, kamu akan dibingungkan dua pilihan antara mau ke Ubud atau ke Kintamani. Keduanya memiliki jalur yang berbeda, dengan estimasi waktu yang berbeda pula. Keduanya sangat menarik!

Waktu itu saya memilih explore daerah Kintamani. Saya sempat mampir sebentar ke Tegallalang Rice Field, yang konon begitu diminati tourist mancanegara. Hamparan sawah yang menghijau begitu nenyegarkan mata. Kamu bisa trekking atau sekadar belajar menanam padi bersama warga lokal di sana.

Jika kamu adalah penyuka kopi, kamu bisa mampir ke Bali Pulina, salah satu agrowisata yang mengembangkan Kopi Luwak, yang konon merupakan kopi terenak di dunia. Sebenarnya saya ingin mampir waktu itu, maklum, saya belum pernah sama sekali mencicipi kopi Luwak. 😀

Di sepanjang jalan menuju Kintamani. Kamu akan melihat hamparan kebun jeruka yang menguning. Kamu juga bisa memetik sendiri loh. Jika panen, jeruk-jeruk ini menguning dan begitu menggoda.

Tiba di Kintamani, kamu bisa menikmati Danau Batur dari Panelokan, udara yang dingin nan sejuk membuat saya begitu kelaparan. Ada beberapa warung atau restaurant yang menjajakan menu all you can eat mulai dengan harga Rp70.000 per orangnya. Makan siang dengan view danau dan lereng gunung, yakin kamu nggak tergoda? 😀

Puas memandang danau dari kejauhan, kamu bisa mengunjungi Toya Devasya, salah satu resort yang menyediakan pemandian air panas dengan view Danau Batur. Untuk masuknya kamu dikenakan biaya Rp60.000 saja. Kamu bisa menikmati mandi air panas dengan memandang danau yang sejuk. Ah, rasanya tak ingin pulang. 😀

Nah, lantas kapan pulang?

Kamu bisa ambil penerbangan pertama dari Bali, karena terdapat perbedaan waktu selama satu jam, saya rasa tidak akan membuatmu terlambat untuk kembali bekerja kok. 😛

Menikmati Bali hanya dengan waktu singkat rasanya sungguh tak adil. Masih banyak destinasi yang belum sempat dikunjungi jika hanya tiga hari saja. Namun, nasib karyawan yang minim dengan waktu liburan seperti saya, membuat kamu akan lebih bersemangat untuk menabung!

Bagaimana dengan rencana perjalanan di atas. Apakah kamu sudah cukup terbantu? Jangan sia-siakan masa mudamu hanya dengan terdiam di rumah, nanti menyesal loh. 😀

Artikel terkait

2 Komentar

Tinggalkan Balasan