Liburan Keluarga Anti Ribet Ala Koper Traveler

Sumber. www.pixabay.com

Momen libur pekan akhir panjang memang selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu bagi siapapun yang telah melewati rutinitas kerja –yang kadang membosankan– yang hampir setiap hari dilakukan. Begitupun dengan yang saya lakukan beberapa waktu lalu.

Saya dan suami dan keluarga sejujurnya sangat jarang traveling di akhir pekan, dikarenakan jadwal libur kerja yang belum tentu berada di akhir pekan seperti kebanyakan karyawan. Namun, ketika hari libur jatuh pada akhir pekan, saya tidak membuang kesempatan untuk segera mengajak keluarga untuk liburan. Dan pada akhirnya, hal yang saya inginkan dari jauh hari tercapai juga, mengajak liburan orangtua dan adik untuk ke sekian kalinya ke Bali.

Bali lagi, dan lagi!

Bagi saya, Bali merupakan destinasi liburan dan tujuan penenangan pikiran yang tidak pernah membuat bosan. Karena kali ini saya mengajak keluarga, Bali menjadi pilihan destinasi liburan paling aman menurut saya. Transportasi yang mudah, akomodasi yang murah, serta pilihan wisata yang melimpah membuat saya lebih mantab untuk memilih Bali. Toh, orangtua saya juga belum pernah ke Bali. 😀

Sengaja saya memberikan kejutan liburan ini untuk orangtua semata-mata sebagai hadiah ulang tahun pernikahan mereka. Dulu, saya hadir di antara mereka yang menjadikan traveling sebagai hobi. Maka, tak salahnya pula jika memberikan hadiah berupa traveling, hobi yang mereka tekuni dan sekarang mengalir di dalam darah pribadi.

Tentu saja mengajak liburan orangtua atau hanya dengan suami berbeda perlakuannya. Biasanya suami tidak pernah ambil pusing dan menyerahkan persiapannya sepenuhnya kepada saya. Biasanya, saya hanya mempersiapkan segalanya secara dadakan dengan pemikiran bahwa beberapa hal bisa didapatkan di tempat tujuan. Tapi bersama keluarga, saya tidak bisa asal-asalan dan tidak bisa dilakukan dadakan.

Semua hal yang berhubungan dengan perjalanan –mulai dari hal besar sampai sepele– sudah harus saya siapkan dari jauh-jauh hari, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, dan kebutuhan selama di Bali.

Karena ini adalah liburan keluarga, tentu saja kenyamanan paling saya utamakan dong! Siapa lagi yang paling berperan dalam hal mengemas barang-barang yang perlu dibawa dan tidak perlu di bawa? Ibu saya.

Sumber: www.pinterest.com
Sumber: www.pinterest.com

Seringnya bepergian dengan gaya yang berbeda, membuat saya dan Ibu sering berselisih pendapat. Khususnya urusan mengepak barang bawaan. Biasanya, saya lebih suka cara sederhana dengan membawa tas ransel atau carrier sebagai penampung semua peralatan selama perjalanan. Praktis dan bisa digendong dengan mudah. Ibu tentu saja menggunakan cara dan alat yang lain, yaitu lebih suka menggunakan koper jika bepergian jauh.

Bicara lebih lanjut mengenai mengepak (packing), saya mengalah dengan Ibu dan memilih menggunakan koper dengan beberapa alasan. Koper juga bisa dibilang praktis dengan caranya sendiri. Jika ransel umumnya digendong, maka koper dapat ditarik atau didorong dengan bantuan roda di bagian bawahnya, tentu hal ini sedikit banyak mampu menghemat tenaga saya dan keluarga. Selain itu, kompartemen pada koper juga sederhana serta muat banyak untuk menampung beberapa lembar pakaian dan barang kebutuan lain. Beberapa koper juga mendukung fitur perluasan, sehingga memungkinkan saya menambah lebih banyak muatan.

Sumber: www.pinterest.com
Sumber: www.pinterest.com

Karena saya cukup sering traveling, maka memilih koper menjadi perhatian lebih bagi saya, tidak boleh sembarangan. Sudah ada banyak penjual koper baik secara daring (online) maupun luring (offline) di Indonesia, tapi tidak semua penjual memberikan pilihan yang berkualitas dengan harga yang pas untuk kebutuhan saya.

Belanja secara daring merupakan cara yang praktis bagi saya dengan keterbatasan waktu untuk berjalan dari ke satu toko ke toko lainnya. Ada beberapa kriteria yang sudah saya siapkan sebelum berbelanja dengan metode daring.

Pertama, yang pasti toko harus terpercaya. Dengan maraknya penipuan di dunia maya, saya tidak mau ambil risiko untuk melayangkan uang pada penjual yang kredibilitasnya diragukan.

Kedua, saya ingin toko yang menyediakan pembayaran yang cukup mudah dengan varian metode pembayaran yang banyak. Semakin banyak varian metode pembayaran, peluang saya untuk melakukan pembayaran anti ribet semakin tinggi. Saya tidak perlu antre di bank atau harus mengeluarkan tenaga untuk pergi ke ATM, saya cukup menggunakan telepon pintar dan semua belanja dapat diselesaikan dengan satu perangkat.

Berikutnya, beberapa penjual tidak menyediakan layanan tukar atau refund. Hal ini cukup mengkhawatirkan bagi saya mengingat saya tidak melihat barangnya secara fisik sebelum membelinya dengan uang. Penting bagi saya agar fitur ini ada untuk memberikan jaminan ke saya ketika barang tidak sesuai, ke depan bisa ditukar atau dikembalikan dengan uang penuh.

Terakhir, cukup sepele, tapi punya pengaruh besar buat saya ketika berbelanja daring, yaitu kepraktisan dan ketersediaan fitur pendukung untuk belanja. Ketika saya ingin belanja koper murah, tentu saja saya punya budget maksimal dong, nah salah satu fitur sepele yang saya butuhkan ada penyaringan data berdasarkan merk serta harga maksimal sesuai budget.

Nah, dari sekian kriteria belanja yang saya siapkan, pada akhirnya pilihan jatuh ke MatahariMall.com sebagai tempat untuk berbelanja. Kredibilitasnya sudah tidak diragukan lagi, pelayanan yang sama bagusnya dengan department store luringnya, serta harganya yang tidak neko-neko membuat saya menjadikan MatahariMall.com sebagai pilihan utama.

Sebagai informasi, dengan banyaknya pilihan koper murah dengan berbagai merk dan kualitas yang bermacam-macam di MatahariMall.com, pilihan saya jatuh pada jenama (brand) koper Jack Nicklaus. Koper ini terbuat dari bahan Polypropylene yang tahan terhadap goresan dan benturan serta berkualitas tinggi dalam pemakaian waktu yang lama. Desainnya yang sederhana dan elegan membuat saya langsung menyukai produk ini. Pun begitu dengan harganya, koper ini masuk dalam kategori koper murah.

Sedikit tips untuk mengepak anti ribet untuk liburan.

  1. Menggulung, bukan melipat! Melipat pakaian lalu memasukkannya di koper adalah cara kuno. Menggulungnya akan jauh lebih praktis dan akan menyisakan banyak ruang dalam koper ketika bepergian.
  2. Menggunakan tas kecil untuk tempat pernak-pernik secara terpisah. Hal ini akan memudahkan saya dalam hal menemukan barang yang saya perlukan. Biasanya saya pisahkan dengan perbedaan ukuran dan warna jenisnya.
  3. Membawa barang sesuai dengan kebutuhan. Hal yang paling penting dalam melakukan perjalanan adalah membawa barang-barang yang dibutuhkan saja. Seperti membawa jas hujan atau payung ketika musim kemarau misalnya. Meskipun barang itu menjadi barang penting yang selalu saya masukkan ke dalam list barang yang perlu dibawa ketika traveling, tentunya sesuai dengan musim yang ada.

Nah, menjadi traveler bijak dalam segala hal memang bukan perihal mudah. Terlebih jika untuk kepentingan traveling yang memerlukan persiapan yang matang dan sempurna. Saya memerlukan riset dan pengalaman yang cukup, untuk sekadar membeli barang yang sesuai dengan kebutuhan traveling dan tentunya sesuai dengan budget yang saya miliki.

Bagaimana dengan kamu? Memilih belanja kebutuhan traveling di MatahariMall.com juga kah? 😀

Artikel terkait

3 Komentar

Tinggalkan Balasan